Dirgantara News, Pekanbaru - Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan kembali menyalurkan insentif bagi para mubalig dan mubaligah pada tahun ini setelah sebelumnya sempat dihentikan. Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam pertemuan bersama para ustaz, ustazah, dan penceramah menjelang Ramadan di kediaman resminya, Minggu 15 Februari 2026.
Dalam forum yang dihadiri perwakilan organisasi dakwah, imam masjid paripurna, serta tokoh agama, Agung menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mubalig selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan dakwah akan kembali diperkuat melalui penganggaran insentif pada tahun berjalan.
“Tahun ini insentif mubalig kami aktifkan kembali. Namun pelaksanaannya harus penuh tanggung jawab karena seluruhnya bersumber dari uang rakyat,” ujar Agung.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas peran mubalig dalam membina umat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar dana yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Selain itu, Pemko Pekanbaru turut menanggung biaya domestik atau embarkasi haji bagi calon jemaah. Pemerintah daerah telah mengalokasikan lebih dari Rp7 miliar untuk sekitar 1.300 jemaah, dengan estimasi biaya embarkasi sebesar Rp4,6 juta per orang.
Agung mengajak para mubalig untuk tidak hanya menerima hak, tetapi juga berkolaborasi dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah di berbagai tingkatan. Ia menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
Ia menyebutkan bahwa stabilitas sosial berdampak langsung pada peningkatan investasi di Pekanbaru. Sepanjang 2025, nilai investasi tercatat meningkat dari sekitar Rp5 triliun menjadi berkisar Rp8 triliun hingga Rp12 triliun.
Menjelang Ramadan, Agung juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kedisiplinan dalam membuang sampah. Ia berharap para mubalig dapat menyampaikan pesan tersebut dalam setiap kesempatan ceramah kepada masyarakat.***red/rfm


.png)